Rabu, 28 April 2026 menjadi hari yang penuh semangat literasi di UPTD SMP Negeri 5 Menia. Sebanyak 26 siswa kelas VII bersama 5 orang guru pendamping melaksanakan kunjungan literasi ke Perpustakaan Umum Daerah Kabupaten Sabu Raijua Izaak Huru Doko.
Kunjungan ini merupakan bagian dari upaya sekolah dalam menumbuhkan budaya baca sejak dini serta memperkenalkan kepada siswa sumber belajar yang lebih luas di luar lingkungan sekolah. Setibanya di perpustakaan, rombongan disambut hangat oleh petugas layanan yang kemudian memberikan pengenalan mengenai tata tertib perpustakaan, jenis-jenis koleksi buku, serta cara memanfaatkan fasilitas yang tersedia.


Para siswa tampak antusias saat diajak berkeliling melihat ruang baca, rak koleksi buku pengetahuan umum, cerita rakyat, buku pelajaran, hingga koleksi referensi lainnya. Tidak sedikit siswa yang langsung memilih buku favorit mereka dan mulai membaca dengan penuh minat. Suasana ruang baca pun berubah menjadi ruang yang hidup oleh semangat belajar dan rasa ingin tahu.
Dalam sesi pengenalan, pustakawan juga menjelaskan bahwa perpustakaan daerah terbuka untuk seluruh masyarakat, termasuk pelajar, sebagai tempat belajar yang nyaman, tenang, dan kaya akan sumber informasi. Guru pendamping menyampaikan bahwa kunjungan ini sangat bermanfaat karena memberi pengalaman langsung kepada siswa tentang pentingnya memanfaatkan perpustakaan sebagai pusat belajar.
Kegiatan ini bukan hanya sekadar kunjungan, tetapi menjadi momen pembelajaran nyata bagi siswa tentang bagaimana mencari informasi, memilih bahan bacaan yang sesuai, serta membangun kebiasaan membaca secara mandiri.


Melalui kegiatan ini, diharapkan minat baca siswa semakin meningkat dan mereka semakin terbiasa menjadikan perpustakaan sebagai sahabat belajar.
Sebagaimana semboyan Perpustakaan Nasional Republik Indonesia:
“Gemar Membaca, Cerdas Bangsa.”
Mari kita bersama-sama membangun budaya literasi di Kabupaten Sabu Raijua. Kunjungi perpustakaan, manfaatkan fasilitasnya, dan jadikan membaca sebagai kebutuhan, bukan sekadar kewajiban. Karena dari membaca, jendela dunia terbuka lebar bagi masa depan generasi kita.