Pada hari Selasa, 26 Mei 2026, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Sabu Raijua melaksanakan kegiatan “Sosialisasi Aplikasi Pendataan Perpustakaan Berbasis Wilayah bagi Perpustakaan Sekolah Tingkat Kabupaten Sabu Raijua Tahun 2026.” Kegiatan ini dilaksanakan sebagai upaya meningkatkan kualitas pendataan dan pengelolaan perpustakaan sekolah secara terintegrasi dan berkelanjutan di wilayah Kabupaten Sabu Raijua.
Kegiatan sosialisasi tersebut dihadiri oleh Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Sabu Raijua Ibu Lady Heart Yumike Buli, S.I.Kom, Sekretaris Dinas Bapak Yahya Tuka, SE dan Kepala Bidang Perpustakaan Ibu Jeni M. Merianti, SE, Staf dari Bidang Perpustakaan, serta Bapak/Ibu Kepala Perpustakaan maupun pengelola perpustakaan dari 51 sekolah yang hingga saat ini belum memiliki Nomor Pokok Perpustakaan (NPP).
Acara dibuka secara resmi oleh Ibu Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Sabu Raijua. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa perpustakaan memiliki peran yang sangat penting dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan, literasi, serta pengembangan pengetahuan peserta didik di sekolah. Oleh karena itu, keberadaan data perpustakaan yang lengkap dan valid menjadi salah satu kebutuhan utama dalam pengembangan layanan perpustakaan di daerah.



Beliau juga menegaskan bahwa aplikasi pendataan perpustakaan berbasis wilayah merupakan langkah strategis untuk membantu sekolah dalam melakukan pendataan perpustakaan secara lebih tertib, terarah, dan terintegrasi. Selain itu, melalui pendataan yang baik, sekolah dapat lebih mudah dalam proses pengajuan Nomor Pokok Perpustakaan (NPP) serta pengembangan program-program perpustakaan di masa mendatang.
“Kegiatan ini bukan hanya sekadar sosialisasi aplikasi, tetapi juga menjadi bagian dari komitmen bersama dalam membangun budaya literasi dan memperkuat keberadaan perpustakaan sekolah di Kabupaten Sabu Raijua,” ujar beliau dalam sambutannya.
Dalam kegiatan tersebut, materi mengenai Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat (IPLM) disampaikan oleh Ibu Kepala Bidang Perpustakaan. Dalam pemaparannya, beliau menjelaskan bahwa IPLM merupakan salah satu indikator penting untuk melihat tingkat pembangunan literasi masyarakat di suatu daerah. Oleh sebab itu, keberadaan perpustakaan sekolah yang aktif, tertata, dan memiliki data yang lengkap sangat berpengaruh terhadap peningkatan nilai IPLM Kabupaten Sabu Raijua.

Beliau juga menjelaskan bahwa perpustakaan sekolah memiliki kontribusi besar dalam membangun budaya baca dan meningkatkan akses masyarakat terhadap bahan bacaan serta layanan literasi. Melalui pendataan perpustakaan yang baik dan pengurusan Nomor Pokok Perpustakaan (NPP), data perpustakaan sekolah dapat terintegrasi secara nasional sehingga mendukung penguatan data literasi daerah.
Selain itu, para peserta diberikan pemahaman mengenai pentingnya pengelolaan perpustakaan yang aktif dan berkelanjutan, mulai dari administrasi perpustakaan, pengelolaan koleksi, layanan perpustakaan, hingga pelaksanaan kegiatan literasi di sekolah. Semua aspek tersebut menjadi bagian penting dalam mendukung peningkatan kualitas perpustakaan dan pembangunan literasi masyarakat di Kabupaten Sabu Raijua.
Dalam pelaksanaan kegiatan, para peserta juga mendapatkan penjelasan mengenai tata cara penginputan data perpustakaan melalui aplikasi pendataan berbasis wilayah, persyaratan administrasi perpustakaan sekolah, serta langkah-langkah yang harus dipenuhi dalam proses pengajuan NPP. Peserta diberikan kesempatan untuk berdiskusi dan menyampaikan berbagai kendala yang dihadapi dalam pengelolaan perpustakaan di sekolah masing-masing.
Kegiatan berlangsung dengan baik dan penuh antusiasme. Para peserta mengikuti setiap sesi dengan serius karena materi yang disampaikan dinilai sangat membantu dalam mendukung administrasi dan pengembangan perpustakaan sekolah. Melalui kegiatan ini diharapkan seluruh perpustakaan sekolah di Kabupaten Sabu Raijua dapat memiliki data yang lengkap dan terdaftar secara resmi sehingga mampu meningkatkan kualitas layanan perpustakaan bagi peserta didik maupun masyarakat sekolah.
Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Sabu Raijua terus berkomitmen untuk mendampingi dan mendorong seluruh perpustakaan sekolah agar semakin berkembang, aktif, dan mampu menjadi pusat literasi yang mendukung peningkatan mutu pendidikan di daerah.
Melalui kegiatan sosialisasi ini, diharapkan terjalin kerja sama yang baik antara Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Sabu Raijua dengan seluruh sekolah dalam mewujudkan perpustakaan sekolah yang tertib administrasi, maju, dan berdaya guna bagi dunia pendidikan serta mendukung peningkatan Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat (IPLM) di Kabupaten Sabu Raijua.