Seba, 6 Agustus 2026 – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Sabu Raijua resmi memulai Pelatihan Otomasi Perpustakaan Menggunakan Aplikasi INLISLite bagi Pengelola Perpustakaan Umum, Perpustakaan Sekolah, dan Perpustakaan Khusus pada Kamis, 6 Agustus 2026. Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, 6–7 Agustus 2026, bertempat di Aula Gedung Perpustakaan Umum Daerah Kabupaten Sabu Raijua dan diikuti oleh 23 peserta yang berasal dari berbagai jenis perpustakaan di seluruh wilayah Kabupaten Sabu Raijua.
Acara Pembukaan
Pelatihan ini merupakan salah satu upaya Pemerintah Kabupaten Sabu Raijua melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan dalam meningkatkan kapasitas sumber daya manusia pengelola perpustakaan agar mampu mengelola layanan perpustakaan secara modern melalui penerapan sistem otomasi berbasis INLISLite, aplikasi yang dikembangkan oleh Perpustakaan Nasional Republik Indonesia.
Meningkatkan Kompetensi Pengelola Perpustakaan
Kegiatan dibuka secara resmi oleh Plt. Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kabupaten Sabu Raijua, Sofia Siu, S.Sos, yang hadir mewakili Sekretaris Daerah Kabupaten Sabu Raijua. Dalam sambutannya, Sofia Siu menyampaikan bahwa perkembangan teknologi informasi telah membawa perubahan besar dalam tata kelola perpustakaan. Oleh karena itu, pengelola perpustakaan dituntut untuk terus meningkatkan kompetensi agar mampu memberikan pelayanan yang lebih cepat, efektif, dan profesional kepada masyarakat. Ia juga mengapresiasi pelaksanaan pelatihan ini sebagai langkah nyata Pemerintah Daerah dalam mendukung transformasi layanan perpustakaan menuju layanan berbasis teknologi informasi. Selanjutnya, Sofia Siu secara resmi membuka kegiatan pelatihan dengan harapan seluruh peserta dapat mengikuti setiap materi dengan sungguh-sungguh dan mampu mengimplementasikan ilmu yang diperoleh di perpustakaan masing-masing.
Laporan Ketua Panitia
Sebelumnya, Kepala Bidang Perpustakaan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Sabu Raijua, Jeni Marselin Merianti, SE, selaku Ketua Panitia menyampaikan laporan pelaksanaan kegiatan. Dalam laporannya disampaikan bahwa pelatihan dilaksanakan selama dua hari, mulai 6 hingga 7 Agustus 2026, dengan tujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan peserta dalam mengoperasikan aplikasi INLISLite, mulai dari pengelolaan data bibliografi, keanggotaan, sirkulasi, hingga administrasi perpustakaan secara digital. Pelatihan ini menghadirkan Yoyada Edon, S.Kom (Fasilitator Perpustakaan Otomasi), ASN pada Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Nusa Tenggara Timur sebagai narasumber utama.
Diikuti 23 Peserta dari Berbagai Jenis Perpustakaan
Pelatihan diikuti oleh 23 peserta yang berasal dari 10 peserta dari Perpustakaan Umum/Taman Bacaan Masyarakat (TBM) dan Rumah Baca, 10 peserta dari Perpustakaan Khusus yang terdiri atas perpustakaan rumah ibadah serta pojok baca UPTD Puskesmas dan 3 peserta dari Perpustakaan Sekolah tingkat SMP. Peserta berasal dari lima kecamatan di Kabupaten Sabu Raijua, yaitu Kecamatan Sabu Barat, Sabu Tengah, Sabu Timur, Hawu Mehara, dan Sabu Liae, sehingga diharapkan hasil pelatihan dapat memberikan dampak yang merata terhadap peningkatan kualitas pengelolaan perpustakaan di seluruh wilayah kabupaten.
Materi Hari Pertama
Pada hari pertama, peserta memperoleh pengenalan mengenai konsep dasar otomasi perpustakaan, manfaat penggunaan aplikasi INLISLite, instalasi aplikasi, serta pengelolaan database perpustakaan. Narasumber juga memberikan praktik langsung agar peserta memahami tahapan penggunaan aplikasi, mulai dari pengaturan awal hingga pengelolaan data perpustakaan. Antusiasme peserta terlihat selama sesi berlangsung melalui diskusi, tanya jawab, dan praktik menggunakan laptop masing-masing.
Dukungan Pimpinan dan Seluruh Jajaran
Dukungan penuh oleh Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Sabu Raijua, Lady Heart Yumike Buli, S.I.Kom, pejabat struktural dan pejabat fungsional, serta seluruh staf Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Sabu Raijua hadir pada pembukaan kegiatan sebagai bentuk dukungan terhadap kegiatan yang akan meningkatkan kualitas layanan perpustakaan di daerah. Melalui pelatihan ini diharapkan seluruh peserta mampu mengimplementasikan sistem otomasi perpustakaan berbasis INLISLite di unit kerja masing-masing sehingga pengelolaan koleksi, pelayanan pemustaka, serta administrasi perpustakaan dapat dilakukan secara lebih efektif, efisien, dan sesuai dengan perkembangan teknologi informasi. Pelaksanaan pelatihan akan dilanjutkan pada hari kedua, Jumat (7 Agustus 2026) dengan materi praktik lanjutan, pengelolaan katalog, keanggotaan, layanan sirkulasi, serta pendampingan implementasi aplikasi INLISLite bagi seluruh peserta.