Sabu Raijua – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Sabu Raijua menerima sumbangan buku lokal tentang kepercayaan dan kebudayaan Jingitiu dari Bapak Jefrison Hariyanto Fernando, S.IP. pada hari Rabu, 05 Maret 2025. Sumbangan ini merupakan bentuk dukungan dalam memperkaya koleksi literatur lokal yang mendokumentasikan tradisi dan kearifan budaya masyarakat Sabu Raijua.
Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Sabu Raijua, Ibu Lady Heart Yumike Buli, S.I.Kom, menyambut langsung penyerahan buku tersebut. Dalam sambutannya, beliau mengungkapkan apresiasi atas kontribusi yang diberikan. “Buku ini sangat berharga karena tidak hanya menambah koleksi perpustakaan, tetapi juga menjadi sarana untuk memperkenalkan dan melestarikan kebudayaan Jingitiu kepada generasi muda,” ujar Ibu Lady Heart Yumike Buli, S.I.Kom.
Buku yang disumbangkan berisi tentang sejarah, filosofi, serta praktik kepercayaan Jingitiu yang masih dipegang teguh oleh sebagian masyarakat Sabu Raijua. Materi tersebut diharapkan dapat memperkaya wawasan masyarakat tentang pentingnya menjaga tradisi dan nilai-nilai leluhur.

Bapak Jefrison Hariyanto Fernando, S.IP. sebagai penyumbang buku menyampaikan bahwa inisiatif ini didorong oleh keinginannya untuk mendokumentasikan kekayaan budaya lokal agar tidak punah seiring perkembangan zaman. “Jingitiu merupakan identitas budaya masyarakat Sabu yang harus terus dilestarikan. Melalui buku ini, kami berharap generasi muda dapat memahami dan menghargai warisan leluhur mereka,” tuturnya.
Beberapa staf yang hadir dalam kegiatan tersebut memberikan apresiasi atas sumbangan ini. Mereka menyatakan bahwa buku tersebut sangat bermanfaat dalam memperkenalkan budaya lokal kepada anak-anak. “Literatur seperti ini sangat membantu anak-anak kita memahami budaya sendiri di tengah arus globalisasi yang semakin kuat,” ungkapnya.
Penyerahan sumbangan ini diakhiri dengan sesi foto bersama dan penyerahan sejumlah buku Jingitiu dan Flash Disk. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat lainnya untuk berperan aktif dalam melestarikan budaya lokal melalui literasi.

Dengan adanya sumbangan buku ini, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Sabu Raijua berharap dapat terus memperkuat koleksi literatur lokal yang berfokus pada kearifan budaya masyarakat, sekaligus mendorong generasi muda untuk lebih mencintai dan melestarikan budaya daerah.
Saya senang sekali dengan perpustakaan daerah Kabupaten Sabu Raijua, kiranya perpustakaan di daerah ini dapat menambah wawasan dengan membaca buku. Harapan saya agar koleksi buku2 yg dapat membantu para siswa, mahasiswa, masyarakat umum dalam persoalan dan kebutuhan mereka. Dan suatu hal yang perlu kita ketahui bersama bahwa dengan membaca buku adalah yang baik. Harapan saya kiranya budaya membaca kita perlu di tingkatkan. Zaman sekarang kita kita sudah jarang membaca, kita sudah terlena teknologi yang dan kadang-kadang kebiasaan membaca buku pelan-pelan sudah mulai sirna….kiranyabkomentar saya ini menjadi refleksi bagi kita bersama. Terimakasih.
Saya senang sekali dengan perpustakaan daerah Kabupaten Sabu Raijua, kiranya perpustakaan di daerah ini dapat menambah wawasan dengan membaca buku. Harapan saya agar koleksi buku2 yg dapat membantu para siswa, mahasiswa, masyarakat umum dalam persoalan dan kebutuhan mereka. Dan suatu hal yang perlu kita ketahui bersama bahwa dengan membaca buku adalah yang baik. Harapan saya kiranya budaya membaca kita perlu di tingkatkan. Zaman sekarang kita kita sudah jarang membaca, kita sudah terlena teknologi yang dan kadang-kadang kebiasaan membaca buku pelan-pelan sudah mulai sirna….kiranyabkomentar saya ini menjadi refleksi bagi kita bersama. Terimakasih.
Saya senang sekali dengan perpustakaan daerah Kabupaten Sabu Raijua, kiranya perpustakaan di daerah ini dapat menambah wawasan dengan membaca buku. Harapan saya agar koleksi buku2 yg dapat membantu para siswa, mahasiswa, masyarakat umum dalam persoalan dan kebutuhan mereka. Dan suatu hal yang perlu kita ketahui bersama bahwa dengan membaca buku adalah yang baik. Harapan saya kiranya budaya membaca kita perlu di tingkatkan. Zaman sekarang kita kita sudah jarang membaca, kita sudah terlena teknologi yang dan kadang-kadang kebiasaan membaca buku pelan-pelan sudah mulai sirna….kiranya komentar saya ini menjadi refleksi bagi kita bersama. Terimakasih.
Halo bapak, salam literasi.
terimna kasih untuk masukan, dukungan dan semangatnya!
kira-Nya generasi Sabu Raijua lebih mencintai buku dan budaya membaca.