Dalam rangka meningkatkan minat baca dan memperluas akses layanan literasi di sekolah-sekolah, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Sabu Raijua melalui program Perpustakaan Keliling (Perpusling) kembali mengadakan kunjungan ke satuan pendidikan dasar. Pada kesempatan kali ini, armada Perpusling mengunjungi UPTD SD Negeri Gurimonearu pada hari Rabu, 23 September 2024.
Kehadiran mobil Perpusling disambut hangat oleh Kepala Sekolah, para guru, serta siswa-siswi dari berbagai tingkatan kelas. Sejak kedatangan, tampak wajah penuh semangat dari anak-anak yang langsung mengerubungi rak buku yang tersedia. Mereka terlihat antusias memilih bacaan sesuai minat masing-masing, mulai dari cerita bergambar, dongeng anak, hingga buku pengetahuan umum yang sesuai dengan usia mereka.


Kegiatan membaca bersama berlangsung meriah di halaman sekolah. Para siswa duduk berkelompok sambil membaca buku, dan beberapa guru turut mendampingi serta memberikan motivasi kepada anak-anak agar menjadikan membaca sebagai kebiasaan sehari-hari. Suasana penuh keceriaan ini memperlihatkan bahwa minat baca dapat tumbuh dengan baik apabila didukung oleh akses buku yang memadai.
Selain menghadirkan koleksi bacaan cetak, tim Perpusling juga memperkenalkan spot baca digital, sebuah inovasi layanan literasi berbasis teknologi. Melalui spot baca digital, siswa dan guru dapat mengakses berbagai bahan bacaan elektronik, seperti buku pelajaran, cerita anak, majalah, hingga referensi umum, hanya dengan menggunakan perangkat gawai. Layanan ini dirancang untuk memudahkan siapa saja membaca kapan pun dan di mana pun tanpa batasan ruang dan waktu.
Kepala SD Negeri Gurimonearu menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Sabu Raijua. Menurutnya, kunjungan Perpusling menjadi pengalaman berharga bagi para siswa karena tidak hanya menambah pengetahuan, tetapi juga menumbuhkan rasa cinta terhadap membaca. “Kami berharap kegiatan ini terus dilakukan secara berkesinambungan agar anak-anak semakin terbiasa dengan buku dan tidak lepas dari literasi,” ungkapnya.
Dengan adanya spot baca digital, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Sabu Raijua mengajak seluruh guru, siswa, maupun masyarakat untuk mulai memanfaatkan layanan ini. Cukup dengan koneksi internet sederhana, koleksi bacaan bisa diakses secara mudah dan gratis. Harapannya, inovasi ini tidak hanya memperluas wawasan, tetapi juga mendukung transformasi literasi menuju era digital.
Melalui kegiatan Perpusling, pemerintah daerah berkomitmen untuk menjangkau sekolah-sekolah hingga pelosok desa, sehingga seluruh masyarakat, khususnya generasi muda, memperoleh kesempatan yang sama dalam mengakses ilmu pengetahuan. Hal ini sejalan dengan visi menciptakan generasi cerdas, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan masa depan.
Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Sabu Raijua mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menumbuhkan budaya membaca, baik melalui buku cetak maupun digital. Dengan membaca, wawasan akan semakin luas, kreativitas berkembang, dan kualitas sumber daya manusia di Sabu Raijua akan semakin meningkat.
Mari kita dukung bersama gerakan literasi dan manfaatkan spot baca digital demi mewujudkan Sabu Raijua yang maju, modern, dan berdaya saing.
Salam Literasi!!!