Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Sabu Raijua kembali melaksanakan pelayanan Perpustakaan Keliling (Perpusling) sebagai bentuk nyata dalam mendukung peningkatan budaya baca di sekolah-sekolah. Pada kesempatan kali ini, tim Perpusling berkunjung ke UPTD SD Negeri Kejoboloko dan mendapat sambutan yang sangat baik dari kepala sekolah, para guru, serta peserta didik.
Kehadiran mobil perpustakaan keliling disambut penuh antusias. Kepala sekolah bersama rekan-rekan guru menyampaikan apresiasi atas perhatian pemerintah daerah melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan dalam menghadirkan akses bacaan yang berkualitas dan bervariasi bagi anak-anak. Menurut kepala sekolah, kegiatan ini menjadi sarana penting untuk menumbuhkan semangat membaca sejak dini, sekaligus membantu sekolah dalam memperkaya koleksi bacaan di luar buku pelajaran.
Suasana semakin hidup ketika anak-anak dari kelas 2, kelas 3, dan kelas 6, yaitu :
Kelas 2 : 16 orang
Kelas 3A : 16 org
Kelas 3B : 15 org
Kelas 6 : 26 org
Jadi total ad 72 siswa ikut serta secara aktif dalam kegiatan membaca buku yang disediakan oleh Perpusling. Dengan penuh semangat, mereka memilih buku sesuai minat masing-masing, mulai dari cerita bergambar, pengetahuan umum, hingga buku cerita rakyat. Beberapa siswa bahkan tampak begitu larut dalam bacaan mereka, menandakan adanya rasa ingin tahu yang besar terhadap dunia literasi.

Tidak hanya menghadirkan koleksi bacaan fisik, dalam kesempatan ini Dinas Perpustakaan juga memperkenalkan spot baca digital kepada siswa dan guru. Spot baca digital merupakan inovasi yang memungkinkan masyarakat, khususnya anak sekolah, untuk mengakses ribuan bahan bacaan dalam format digital secara gratis melalui gawai masing-masing. Kehadiran fasilitas ini diharapkan dapat menyesuaikan kebiasaan generasi muda yang akrab dengan teknologi sekaligus menumbuhkan minat baca di era digital. Guru-guru pun menyambut baik langkah ini, sebab dapat membantu memperluas bahan ajar dan referensi yang dapat digunakan dalam proses belajar mengajar.

Para guru yang turut mendampingi mengungkapkan bahwa kegiatan ini sangat bermanfaat karena mampu menumbuhkan kegembiraan belajar di luar kelas. Selain itu, kegiatan ini juga mendorong siswa untuk lebih aktif bertanya dan berdiskusi tentang isi buku yang mereka baca. Hal tersebut selaras dengan upaya sekolah dalam menciptakan lingkungan belajar yang kreatif dan menyenangkan.
Tim Perpusling sendiri merasa bangga dengan sambutan hangat dari warga sekolah. Menurut mereka, semangat yang ditunjukkan oleh anak-anak di SD Negeri Kejoboloko menjadi bukti bahwa minat baca bisa tumbuh dengan baik jika ada dukungan bersama antara pemerintah, sekolah, dan masyarakat.
Dengan terlaksananya kunjungan ini, diharapkan anak-anak semakin mencintai kegiatan membaca serta menjadikannya sebagai kebiasaan dalam kehidupan sehari-hari. Lebih jauh, kegiatan Perpusling bersama promosi spot baca digital diharapkan terus mendorong peningkatan kualitas pendidikan di Kabupaten Sabu Raijua melalui penguatan literasi dasar sejak usia sekolah.
Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Sabu Raijua mengajak seluruh siswa, guru, dan orang tua untuk bersama-sama memanfaatkan fasilitas perpustakaan keliling maupun spot baca digital yang telah disediakan. Mari tumbuhkan budaya literasi, karena membaca adalah jendela ilmu yang akan membuka masa depan yang lebih baik bagi generasi kita.
Salam Literasi!
Literasi Untuk Kesejahteraan!