Sabu Raijua, Rabu, 15 April 2026.
Kegiatan Festival Budaya Bertutur “Bhineka Iklim dalam Tutur” yang diselenggarakan oleh Yayasan Konservasi Alam Nusantara diadakan pada tanggal 15-16 April 2026. kegiatan ini berlangsung meriah dengan memanfaatkan Gedung Perpustakaan Umum Daerah Kabupaten Sabu Raijua sebagai lokasi Pameran Partisipatoris, serta Panggung Literasi di halaman Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Sabu Raijua sebagai pusat kegiatan lomba dan pertunjukan.
Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga Bapak Yoel Riwu, S.Pd, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Sabu Raijua Ibu Lady Heart Yumike Buli, S.I.Kom, Sekretaris Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Bapak Yahya Tuka, SE, serta Kepala Bidang Perpustakaan Ibu Jeni Marselin Merianti, SE, Turut berpartisipasi dan memeriahkan acara, para peserta lomba dan murid-murid dari tingkat SD dan SMP bersama bapak/ibu guru pendamping yang antusias mengikuti rangkaian lomba dan aktivitas literasi budaya.


Festival ini menghadirkan suasana berbeda di lingkungan perpustakaan. Area pameran/pertunjukan lantai I menjadi ruang pameran yang menampilkan karya-karya partisipatoris, sementara halaman Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Sabu Raijua menjadi panggung ekspresi anak-anak dalam bertutur, membaca, dan menampilkan kekayaan budaya lokal yang dikaitkan dengan isu iklim dan lingkungan.
Tujuan Kegiatan
Kegiatan “Bhineka Iklim dalam Tutur” bertujuan untuk:
- Menumbuhkan minat baca dan budaya literasi melalui pendekatan budaya bertutur.
- Meningkatkan kesadaran generasi muda tentang pentingnya menjaga lingkungan dan memahami perubahan iklim melalui cerita dan kearifan lokal.
- Mengajak siswa mengenal kembali nilai-nilai budaya daerah sebagai media edukasi yang menyenangkan.
- Menghidupkan fungsi perpustakaan sebagai ruang publik yang kreatif, edukatif, dan partisipatif.
- Mendorong kolaborasi antara lembaga konservasi, perpustakaan, sekolah, dan masyarakat.


Dalam sambutan Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Sabu Raijua Ibu Lady Heart Yumike Buli, S.I.Kom menyampaikan apresiasi atas pemanfaatan perpustakaan sebagai pusat kegiatan literasi budaya yang hidup dan interaktif. Diharapkan kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan sehingga perpustakaan semakin dekat dengan anak-anak dan masyarakat sebagai ruang belajar yang menyenangkan.
Antusiasme peserta terlihat jelas sepanjang kegiatan berlangsung. Anak-anak dengan penuh semangat mengikuti lomba, menyimak cerita, serta menampilkan karya mereka di hadapan teman-teman dan guru pendamping.
Melalui festival ini, perpustakaan kembali menunjukkan perannya bukan hanya sebagai tempat membaca, tetapi juga sebagai ruang bertemu, berkarya, dan bertutur untuk membangun kesadaran literasi dan kepedulian lingkungan sejak dini.
Melalui Festival Budaya Bertutur “Bhineka Iklim dalam Tutur”, perpustakaan kembali membuktikan diri sebagai ruang hidup bagi literasi, budaya, dan kepedulian lingkungan. Semangat anak-anak dalam bertutur, berkarya, dan belajar bersama menjadi harapan bahwa generasi muda Sabu Raijua tumbuh dengan cinta budaya dan sadar akan pentingnya menjaga alam.
Mari kunjungi perpustakaan, hidupkan literasi, lestarikan budaya, dan rawat bumi mulai dari cerita yang kita tuturkan hari ini!!!