Perpustakaan Umum Daerah Izaak Huru Doko kembali menjadi tujuan belajar bagi para pelajar di Kabupaten Sabu Raijua. Pada awal pekan ini, UPTD SMP Negeri 5 Menia melaksanakan kunjungan literasi selama tiga hari, yaitu Senin hingga Rabu, dengan melibatkan 4 kelas dan total sekitar 80 orang siswa. Seluruh rombongan siswa hadir bersama 4 orang guru pendamping, dan disambut hangat oleh Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Sabu Raijua beserta staf perpustakaan.


Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya sekolah dalam memperluas pengalaman belajar siswa melalui kegiatan literasi di luar kelas. Setibanya di perpustakaan, para siswa dikenalkan pada berbagai layanan yang tersedia, mulai dari ruang baca, koleksi buku umum dan referensi, hingga fasilitas layanan digital. Petugas perpustakaan juga memberikan penjelasan mengenai tata cara peminjaman buku serta pentingnya menjaga koleksi perpustakaan.
Dalam sambutannya, Kepala Dinas menyampaikan bahwa perpustakaan merupakan pusat pengetahuan yang dapat dimanfaatkan oleh seluruh pelajar di Kabupaten Sabu Raijua. Beliau memberikan apresiasi kepada pihak sekolah yang secara aktif mengajak siswa berkunjung ke perpustakaan sebagai bentuk dukungan terhadap peningkatan budaya literasi. “Kami berharap adik-adik semakin rajin membaca, karena dari buku kita dapat membuka wawasan dan kemampuan berpikir kritis,” ujarnya.


Selama kegiatan berlangsung, para siswa terlihat antusias memilih buku, berdiskusi, dan mencatat hal-hal penting yang mereka temukan. Suasana perpustakaan menjadi hidup dengan aktivitas belajar yang positif dan interaktif. Guru pendamping pun berharap kegiatan seperti ini terus dilakukan secara rutin agar siswa makin terbiasa memanfaatkan perpustakaan sebagai ruang belajar.
Mari tingkatkan budaya literasi di Kabupaten Sabu Raijua dengan memanfaatkan perpustakaan sebagai tempat belajar yang nyaman dan terbuka untuk semua. Ajak anak-anak, keluarga, dan teman-teman untuk datang, membaca, dan menikmati berbagai fasilitas di Perpustakaan Umum Daerah Izaak Huru Doko. Karena setiap buku yang dibuka adalah langkah kecil menuju masa depan yang lebih cerah.